Kompetisi Bikinan Tim Transisi Mundur Terus


Sudah dua bulan lamanya Indonesia dikenai sanksi oleh FIFA. Dalam rentang waktu itu pula kegiatan sepak bola tanah air seolah mati suri.

Sejumlah pemain dan pelatih yang berkarier di Indonesia terpaksa mencari pekerjaan lain atau bermain di laga tarkam (antar kampung) demi mendapat pemasukan. Turnamen yang dijanjikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) agar para stakeholder sepak bola Indonesia bisa mendapat pemasukan, ternyata tak kunjung bergulir.

Tim Transisi yang dibentuk dan diberi kepercayaan mengurus turnamen Piala Kemerdekaan dan Piala Indonesia Satu, hasilnya belum tampak. Rencana-rencana yang mereka cetuskan di media-media nasional malah berulangkali mundur.

Tim Transisi hingga saat ini masih merahasiakan perusahaan yang akan menjadi event organizer (EO) atau penyelenggara turnamen Piala Kemerdekaan. Sebelumnya, disebutkan ada empat EO yang akan menangani fase penyisihan grup. Setelah itu, mereka akan memakai satu EO hingga pertandingan final.

Anggota Tim Transisi, Tommy Kurniawan, mengaku pihaknya sudah menyerahkan nama EO Piala Kemerdekaan kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk segera diverifikasi.source

Pos ini dipublikasikan di Breaking news, Ole Nasional dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s