Bongkar Korupsi di PSSI


PSSI telah di bekukan oleh Kemenpora, berawal dari dua klub yakni Arema Cronus dan Persebaya Surabaya,kedua klub tersebut masih terjadi dualisme dan legalitasnya, serta tidaK mematuhi rekomendasi dari BOPI.

Sebelumnya Menpira juga telah membentuk tim sembilan guna menyelidiki sistem pengelolaan klub seeta di organisasi PSSI. Meraka memberikan keterangan bahwa di tubuh PSSI sarang mafia dan mengidikasikan terjadinya korupsi,selain dari pada itu tim sembilan juga menyatakan kurang transparasnsinya laporan dana yang diperoleh PSSI.

Sekarang saatnya tim transisi harus membuktikan apa yang telah di sampakan oleh tim sembilan tersebut,apalagi PSSI telah di beri sanksi oleh FIFA.Inilah waktu yang tepat untuk memperbaiki sistem sepakbola nasional, dari organisasi,menejemen klub,pembinaan usia dini,kompetisi serta masalh teknisnya.

Tim Transisi harus berani mengungkapkan kebenarannya yang banyak diisukan bahwa PSSI terjadi korupsi,pengaturan skor,biding tidak transfaran,dana sponsor dan lain-lain. Jangan sampai mementum ini hilang begitu saja, dan hanya berupa isu saja.Selain itu,yang tidak kalah penting lagi Menpora juga harus memperbaiki dan membantu meningkatkan fasilitas stadion, mulai dari rumput,lampu stadion juga harus di perhatikan, semua ini juga harus di perhatikan.

Jadi beranikah Menpora melalui Tim Transisinya melakukan penyelidikan tentang isu korupsi yang terjadi di PSSI,jangan hanya memberi statemen yang tidak jelas dan Tim transisi harus membuktikan hal tersebut.

Pos ini dipublikasikan di Ole Nasional dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s