APPI Tolak Keputusan Sepihak PT Liga dan Klub terhadap Pemain


Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengeluarkan sikap resmi atas keputusan PT Liga dan klub-klub terkait konsekuensi kontrak pemain setelah kompetisi dihentikan oleh PSSI.

Berikut ini pernyataan tersebut, yang rilisnya diterima redaksi detiksport pada Selasa (19/5/2015) ini:

Kami, pesepakbola yang tergabung dalam Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), sehubungan dengan Surat Edaran PT Liga Indonesia tentang pernyataan berhenti dan selesainya ISL 2015, dengan ini menyatakan sebagai berikut :

1. Bahwa APPI keberatan terhadap pemutusan kontrak sepihak oleh klub kepada pesepakbola karena alasan force majeure sebagai dasar keputusan, merupakan pernyataan sepihak yang tidak memenuhi ketentuan pemutusan kontrak dengan ‘just cause’ (Standard minimum kontrak FIFA dan kontrak pesepakbola dengan klub) yang merupakan tindakan sewenang-wenang yang sangat merugikan pesepakbola;

2. Bahwa terhadap para pesepakbola yang menerima pemutusan kontrak dengan alasan force majeure, maka penyelesaian kontrak tersebut harus melalui kesepakatan bersama yang tidak merugikan pesepakbola, dalam hal ini termasuk tidak terbatas pada perjanjian kontrak awal sebelum keadaan yang dianggap force majeure diumumkan oleh klub kepada pesepakbola, berupa nilai Down Payment (DP) dan sisa nilai kontrak yang sudah ditentukan tiap bulannya dari awal dimulainya kontrak sampai dengan bulan pemutusan kontrak, ditambah kompensasi terhadap bulan-bulan berikutnya sesuai kesepakatan pesepakbola dengan manajemen klub;

3. Bahwa atas dasar poin 2 di atas kami menghimbau anggota kami untuk menolak APABILA perhitungan pembayaran atas rekomendasi dari PT.LI kepada klub DITERAPKAN kepada pesepakbola sebagai jalan keluar pemutusan kontrak sepihak yang membagi seluruh nilai kontrak dalam 12 bulan, dan hanya akan membayarkan 25% atau 4 bulan, sehingga arahan PT Liga yang menyatakan apabila pesepakbola terhitung sudah mendapatkan Down Payment, ditambah sisa nilai kontrak 4 bulan, maka pesepakbola diminta untuk mengembalikan yang dianggap lebih bayar oleh klub tidaklah dapat diterima karena jelas merugikan pesepakbola;

4. Bahwa terhadap segala pemutusan kontrak pesepakbola, maka Kami juga menghimbau kepada seluruh anggota kami untuk menolak usulan PT LI yang disampaikan kepada klub yang tidak mengizinkan pesepakbola berpindah klub. Sebab, dalam aturan hukum manapun (hukum perjanjian nasional dan Regulasi FIFA) tidak ada kewajiban pesepakbola untuk tetap tinggal di klub tersebut jika sudah diputus kontraknya, yang berarti hak pesepakbola bisa menentukan akan bermain di klub manapun.

5. Bahwa APPI akan berusaha menemui PT Liga Indonesia untuk menyatakan keberatan terhadap usulan kebijakan sebagaimana tersebut di atas dan mencari solusi akan hal itu.source

Pos ini dipublikasikan di Breaking news, Ole Nasional dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s