Liga Baru Hadir, Harga Kontrak Pemain Meroket


Hadirnya liga baru dalam belantika sepak bola Indonesia membuat permintaan pemain bertalenta kian tinggi. konsekuensinya, kontrak pemain meningkat meski belum tentu sesuai dengan kualitas yang diberikan. PT. Liga Indonesia (PTLI) dan Liga Primer Indonesia (LPI) diharapkan membahas maslah tersebut.

Banyak pengurus klub menyuarakan masalah harga kontrak pemain yang terlalu tinggi. Sebelum memperoleh solusi tentang masalah ini, justru harga pemain meningkat. Seperti hukum pasar, harga produk akan meningkat jika permintaan bertambah.

Hadirnya LPI membuat kebutuhan pemain kian tinggi. Hal ini juga membuat distribusi pemain yang sebelumnya terkonsentrasi pada kompetisi di bawah PT LI terpecah, konsekuensinya pemain menjadi barang yang semakin dicari.

Gaji pemain merupakan beban tim yang mana kerap menjadi tanggungan yang sangat berat yang berimbas pada kondusivitas sebuah tim (klub). Jika menejemen tidak berhitung dengan cermat, belanja pemain bisa jadi berimbas pada krisis finansial, seperti keterlambatan gaji pemain yang paling rentan terjadi.

Untuk menjaga kestabilan sebuah klub, banyak menejemean yang menyuarakan hendaknya pihak PT Liga Indonesia membatasi masalah gaji pemain.  Ada yang berpendapat bahwa, gaji para pemain sekarang sudah tidak wajar lagi, belum waktunya harga seorang pemain setinggi saat ini, paling tidak harganya di bawah 800 juta.

Pos ini dipublikasikan di Breaking news, Ole Nasional dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s